Proposal BATIC 2010

…………………………………………………………………………….

Sekilas tentang Event Identity (Brand Identity)dalam sebuah corporate event

Penciptaan Corporate Event sebagai sebuah identitas acara yang digelar secara rutin memberikan nilai tersendiri baik secara internal maupun external.
Dalam lingkup internal diharapkan menjadi sarana sosialisasi kebijakan atau regulasi telekomunikasi di indonesia serta proses pembangunan corporate image.
Dalam lingkup external merupakan forum komunikasi kemitraan khususnya dalam bisnis internasional.

Sebuah identitas event dalam hal ini corporate event mempunyai peran utama dalam mempersatukan pihak-pihak yang terkait didalamnya utk meningkatkan peran strategisnya masing-masing serta menkomunikasikannya kepada publik.

Desain Event Identity BATIC harus mudah dikenal serta merepresentasikan jenis aktivitasnya secara visual
dan memiliki estetika desain serta komunikatif.

…………………………………………………………………………….

Event Identity Concept Development
(Brand Development)

“BATIC” sebagai nama besar dalam corporate event TELKOM International  yang mempunyai kepanjangan kalimat Bali Annual TELKOM International Conferences.
Istilah “BATIC” sebagai kegiatan rutin tahunan harus terus dipopulerkan secara konsisten utk membentuk brand awareness kepada pihak-pihak yang terkait maupun kepada masyarakat luas.

GOAL :
Menciptakan Logo Batic yang digali dari kekayaan budaya lokal kedalam konteks yang relevan dengan core business TELKOM INTERNATIONAL secara umum.

CHALLENGE:
Mendengar kata batic (batik) akan merujuk pada kain batik yang merupakan warisan kekayaan budaya bangsa kita. Dalam penciptaan logo batic berorientasi pada bagaimana memadukan bentuk visual antara karakter tradisional dengan dunia teknologi & bisnis telekomunikasi secara umum.

…………………………………………………………………………….

ELEMENT VISUAL sebagai Komponen Pembentuk Logo

ILLUSTRASI

BATIK BALI songket Prade

Batik jenis ini memiliki ciri motif bunga yang sederhana namun elegan
dan dibuat dengan bahan kain warna hitam yang motif utamanya menggunakan
benang berwarna emas yang melambangkan kemuliaan, kemakmuran dan kejayaan.

Kesederhanaan motif batik ini akan mempermudah dalam implementasi komposisi desain logo.

COLOR SCHEME


Warna Utama adalah merah marooon sesuai dengan brief tertulis.
ARTI WARNA: melambangkan kekuatan,eleganitas, kedewasaan, kemandirian.

Warna pendukung sbg paduan pasangan warna harmoni dg merah maroon
ARTI WARNA: Kesejukan, kekompakan, kemajuan serta fleksibiltas.

TYPOGRAPHY/HURUF

Jenis huruf yang dipilih yang mencerminkan nuansa Modern minimalis sebagai lambang
kemajuan dan pertumbuhan teknologi & komunikasi.

…………………………………………………………………………….

KONSEP & DASAR BENTUK LOGO.

Proporsi karakter tradisional (motif bunga) dan modern (jenis Huruf) harus muncul secara seimbang.
Dominasi karakter huruf yang modern dan minimalis lebih diutamakan untuk memberikan kesan relevansi terhadap dunia teknologi dan telekomunikasi. Penggunaan motif yang terbatas hanya sebagai aksen agar tidak terlalu berkesan tradisional.

DESIAN LOGO BATIC ALTERNATIF #1

vertical version

Vertical version
——————————————————————————————

Horizontal version
——————————————————————————————


PENTERJEMAHAN KONSEP SECARA UMUM

MOTIF PADA BAGIAN HURUF “B”
Penempatan motif berada didalam bagian badan huruf ”B” sebagai huruf pertama. hal ini memiliki makna bahwa meskipun perkembangan teknologi dan peradaban berkembang pesat, sikap kesadaran akan cinta budaya bangsa tetap menjadi prioritas utama.

ICON TIGA BIDANG KOTAK DENGAN WARNA berbeda
Bentuk dasar dan susunan tiga bidang diadopsi dari logo TELKOM International 

dengan maksud untuk meciptakan korelasi identitas yang sama dengan Telkom International. Pemilihan warna baru yaituViolet,Deep yellow dan Turquoise menggambarkan hubungan yang bersinergi dalam kemitraan bisnis dari tingkat regional dan internasional.

DESIAN LOGO BATIC ALTERNATIF #2

Penetapan icon GWK sebagai bagian dari komponen logo

DASAR PEMIKIRAN & LATAR BELAKANG
GWK (garuda wisnu kencana) sebagai landmark Bali dipilih sebagai icon yang melekat pada corporate event “BATIC” yang diselenggarakan setiap tahunnya.

Meskipun berlangsungnya Annual conference ini tidak di GWK, bukan berarti mengurangi  ketepatan pesan visual yang dihadirkan. Keberlangsungan “Batic 2010” tidak lepas dari kaitan erat program kampanye pariwisata pemerintah visit Indonesia 2010. Seperti kita ketahui sebuah landmark (tanda kota/wilayah) memiliki peran penting dalam menunjang brand destination suatu tempat wisata secara spesifik. Contohnya, Jakarta memiliki landmark Monas, Paris dengan menara eiffelnya, London dengan bigben dan jembatannya, New York dengan patung libertynya, Kuala Lumpur dengan menara petronasnya dll.

Untuk  Bali sendiri, GWK sudah memenuhi syarat sebagai landmark walaupun pembangunan monumennya belum selesai 100%.

Pemilihan GWK sebagi icon yang akan ditempatkan dalam logo BATIC 2010, bertujuan untuk ikut berperan serta dalam mendukung program pariwisata pemerintah untuk mempopulerkan dan mengukuhkan GWK sebagai landmark untuk Bali pada umumnya agar lebih dekat dan mudah dikenal oleh masyarat Indonesia sendiri maupun dunia internasional.

-Horizontal version-

-Vertical version-