Brand Name : Waroeng de Dusun
Lokasi : Bukit, Jimbaran
Owner : Tomase
Target Market : Lokal 70%, expatriat 30%

KOMBINASI PENULISAN PADA SEBUAH NAMA
Jika dilihat secara keseluruhan terdapat dua gaya penulisan pada nama “Waroeng de Dusun”, yang pertama pada kata “waroeng” menggunakan gaya ejaan lama sekitar tahun 1901-1945an. Ejaan itu dinamakan Van Ophuijsen. Sedangkan yang kedua “de dusun” (the dusun) hanya ikut meramaikan trend yg sudah melekat di benak konsumen. Jika harus konsisten dengan ejaan lama (pada kata waroeng) seharusnya kata Dusun menjadi Doesoen. Tetapi kembali lagi pada konsep awal pemberian nama yang menggunakan kombinasi  beberapa ejaan. Hal ini dengan pertimbangan untuk mempermudah daya baca dan cara pengucapannya pada keseluruhan brand namenya (waroeng de Dusun). Jadi dalam hal ini nggak perlu mempermasalahkan penggunaan ejaannya, yang terpenting agar target market yang dituju mudah mengenali dan mudah membacanya. Sekarang tinggal persiapan explorasi gagasannya, dan tak lupa terima kasih telah membaca artikel ini. semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi dalam hal apapun.